Artikel Terpopuler
- Daftar Mantra Harry Potter
- 10 Jenis Penyakit, Sindrom dan Kelainan Aneh Pada Manusia
- Sejarah Perkembangan Musik Klasik Dunia
- Sejarah Perkembangan MS Office
- Ibu Hamil Bolehkah Makan Durian dan Daging Kambing ?
- 36 Fakta Tentang Indonesia
- Cara Kerja Seismograf
- Foto Penampakan Hantu
- Obat Tetes Mata
- Hacker-Hacker Terhebat di Dunia
Web Stats
People Online
We have 40 guests onlineBlog Catalog
Iklan
| Beda Gejala DBD dan Tifus |
|
|
|
| Penyakit |
| Written by Virya Carvalho |
| Wednesday, 30 March 2011 16:40 |
|
Walaupun disebabkan oleh kuman yang berbeda, demam dengue dan tifoid memiliki ciri yang hampir sama, yakni diawali dengan gejala demam tinggi. Bagaimana cara sederhana membedakan kedua penyakit ini? Dr. Widayat Djoko Santoso, Sp.PD dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI/RSCM), menjelaskan, infeksi demam dengue disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti. Ciri khas penyakit ini adalah demam tinggi secara mendadak disertai dengan nyeri kepala hebat, terutama di belakang mata. Demam dengue terbagi menjadi 2 yakni demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD). Demam berdarah dengue merupakan bentuk yang lebih parah dari demam dengue, di mana pendarahan dan syok kadang dapat terjadi yang berujung pada kematian. "Pasien demam dengue bisa saja kemarin masih terlihat sehat lalu malamnya mendadak demam tinggi. Sedangkan pasien tifoid atau tifus biasanya sebelumnya sudah agak meriang-meriang dan makin lama demamnya makin tinggi," papar Widayat dalam acara seminar bertajuk 'Waspadai Penyakit di Musim Pancaroba' di Jakarta, Rabu, (30/3/2011). Ciri khas lain demam dengue adalah pada hari kelima biasanya demamnya turun. "Tapi hati-hati, demamnya turun tapi bukan semakin baik. Ini merupakan fase yang berbahaya. Sementara pada pasien tifus demam yang turun artinya penyakitnya makin baik," lanjutnya. Iat menambahkan, pasien demam dengue biasanya memiliki tanda bintik kemerahan di kulit. "Amati juga daerah kulit bekas tusukan jarum, jika ada bintik merah kebiruan yang makin lebar artinya pembuluh darahnya sudah rapuh. Makin lebar bekas merahnya berarti tanda terjadinya perdarahan di bawah kulit," ungkap Widayat yang menyarankan pasien untuk segera lakukan tes darah sederhana bila dalam tiga hari demam tak kunjung hilang.
Sumber : kompas.com
Comments (0)
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |





